
Kepala
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Heru
Irawan. Berdasarkan informasi yang diperoleh BPBD, pengajuan anggaran
Kabupaten Blitar untuk perbaikan sejumlah sarana publik pasca letusan
Gunung Kelud pada Pebruari lalu, baru dianggarkan pada Perubahan APBN,
sehingga realisasinya baru dapat dilakukan pada akhir tahun.
Heru
menambahkan, selain soal anggaran, MOU antara Bupati Blitar dan Kepala
BNPB belum dibuat. Rencananya pada awal Desember mendatang bersamaan
dengan turunnya anggaran BNPB. BNBP hanya menyetujui pengajuan anggaran
Kabupaten Blitar sebesar Rp 14 miliar. Dana tersebut nantinya akan
digunakan untuk perbaikan 5 titik perpipaan, diantaranya 1 titik di Desa
Sumberasri Kec. Nglegok dan 2 titik di Desa Karanganyar Kec. Garum.
Selain itu, juga perbaikan 3 unit sabodam, masing-masing 1 unit sabodam
di kalikebo dan 2 unit di kalinjari.
Meskipun
bantuan anggaran tersebut nantinya akan dituangkan pula dalam MOU,
namun proyek pengerjaan kerusakan sejumlah sarana publik tersebut akan
ditangani sepenuhnya oleh Pemkab. Blitar. (IM-Dishubkominfo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar